Senin, 28 Januari 2013

Bingung......

Bapak Mario Teguh yang terhormat,

Saya bingung, dengan saya sendiri,  mengapa saya mau mengulang kesalahan untuk kedua kalinya.

Dulu saya menjalin hubungan dengan seorang wanita yang berbeda keyakinan dengan saya. Saya memberanikan diri melakukan itu karena saya terlanjur mencintai pribadinya. Akhirnya kami harus merelakan kebersamaan kami terputus di tengah jalan, karena perbedaan itu. Dan sekarang saya kembali pada sesuatu yang saya anggap kesalahan.

Menyikapi masalah ini apa yang seharusnya saya lakukan?

Atas saran dan masukannya, saya ucapkan terima kasih.


Bapak Abdul Wahid dari Samarinda
ditanyakan pada Senin, 20 April 2009 14:03:19 +0700


Mario Teguh menjawab:


Terima kasih atas pertanyaan baik Anda.


Mulai hari ini, putuskan Anda akan menjadi apa di masa depan dan pastikan ketertarikan Anda yang sangat kuat untuk menjadi pribadi yang sampai dalam keadaan itu.


Dan jadikanlah kalimat kekuatan pribadi Anda sebuah janji kepada diri Anda sendiri yang untuk memenuhinya Anda mohonkan restu dari Dia Yang Maha Mengizinkan. Pastikan Anda menghormati janji itu, karena diri Anda perlu melihat kesungguhan Anda untuk memenuhi janji Anda sendiri.


Karena, bila Anda tidak bisa membangun kepercayaan diri kepada kesungguhan untuk mencapai kemauan, maka sahabat terdekat Anda dalam hidup ini akan lebih mempercayai kesungguhan Anda untuk menjadi pengeluh atas kelemahan-nya sendiri.


Sebetulnya , semakin Anda tegas bersikap kepada diri sendiri, semakin mudah hidup ini bagi Anda. Maka, Anda tidak dibuat marah oleh kesalahan-kesalahan yang sama. Sebaliknya seharusnyalah, kesalahan selalu memberikan pelajaran untuk mencapai cara-cara yang lebih baik.


Begitu dulu ya, Bapak Abdul Wahid. Semoga membantu.


Terima kasih dan Salam Super,

Mario Teguh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar