TIDUR ALA ROSULULLAH SAW
Bagaimana tidur sehat ala Rasulullah?
BEGINI.......Sebelum tidur biasakan membersihkan diri dengan berwudhu’ dan bersiwak (menggosok gigi). Meskipun cuma tidur bukan berarti seenak udel saja. Tidurlah dengan pakaian yang pantas, jangan pakaian yang menyiksa raga seperti ketat dan menyesakkan sehingga mengganggu ketentraman tidur. Ada baiknya sebelum tidur untuk membersihkan tempat tidur agar tidur terasa nyaman. Jangan sampai lupa berdo’a dan berdzikir. Dengan berdoa’ dan berzikir Insya Allah terhindar dari mimpi buruk.
Tidurlah
dengan posisi tidur miring ke kanan dan menghadap kiblat sebagaimana
yang diajarkan nabi, “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (HR.
Al-Bukhari dan Muslim). Sedangkan tidur bertumpu pada sisi kiri badan
berbahaya bagi kesehatan, karena dapat menghimpit posisi jantung
akibatnya sirkulasi darah ke otak terganggu. Tidur miring ke posisi kiri
mengakibatkan seseorang mengalami mimpi buruk (nightmares). Dan
janganlah tidur tertelungkup (tengkurap), Allah sangat murka dengan
posisi tidur seperti itu. Sedangkan tidur dengan posisi tertelentang
bencana buat tulang belakang. Hal tersebut dapat menekan atau
menyesakkan tulang belakang.
Tidur jangan kelewat
malam, apalagi begadang mengerjakan hal-hal yang tidak bermanfaat.
“Bahwasanya Rasulullah sholallahu ‘allaihi wassalam membenci tidur malam
sebelum (sholat Isya) dan berbincang-bincang (yang tidak bermanfaat)
setelahnya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Tidak itu saja tidur terlalu
malam kurang berdampak buruk pada kesehatan. Dan disunnahkan lagi agar
tidur tidak berlawan dengan arah magnet bumi. Sehingga arus magnet bumi
mengalir tanpa gangguan. Dan posisi ini disenyalir membawa positif bagi
sistem syaraf.
Jika telah mengikuti apa yang
dikatakan Rasulullah, niscaya apa yang diharapkan dari tidur berkualitas
didapat dan kesehatan pun terjaga. Dan waktu subuh yang penuh berkah
pun tidak terlewatkan dengan percuma.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar